dibombardir
telah hancur pelabuhan ini
perahu ajal-hati telah menepi di puing perlabuhanku
menjemputku membawa lari
layarku inginkan pergi
tapi jangkar berat menjadi
butanya mata jadikan tak sepadan
aku benci tapi tak ingin pergi
aku muak tapi kaki tak bergerak
kasihan hati ini
raditya pergi mencibir
aku risih bertutur sakit
aku enggan menitik sedih
pergi aku mau pergi
pergi...
tidak ada lagi menunggu cinta
No comments:
Post a Comment